Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Keris Pusaka Gajah. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Keris Pusaka Gajah. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
KERIS PALING LEGENDARIS DI INDONESIA

KERIS PALING LEGENDARIS DI INDONESIA


1. Keris Mpu Gandring
Keris Mpu Gandring adalah senjata pusaka yang terkenal dalam riwayat berdirinya Kerajaan Singhasari di daerah Malang, Jawa Timur sekarang. Keris ini terkenal karena kutukannya yang memakan korban dari kalangan elit Singasari termasuk pendiri dan pemakainya, ken Arok. Keris ini dibuat oleh seorang pandai besi yang dikenal sangat sakti yang bernama Mpu Gandring, atas pesanan Ken Arok. Setelah selesai menjadi keris dengan bentuk dan wujud yang sempurna bahkan memiliki kemampuan supranatural yang konon dikatakan melebihi keris pusaka masa itu. Kemudian Ken Arok menguji Keris tersebut dengan menusukannya pada Mpu Gandring yang konon menurutnya tidak menepati janji. Dalam keadaan sekarat, Mpu Gandring mengeluarkan kutukan bahwa Keris tersebut akan meminta korban nyawa tujuh turunan dari Ken Arok. Dalam perjalanannya, keris ini terlibat dalam perselisihan dan pembunuhan elit kerajaan Singhasari yakni: Tunggul Ametung, Ken Arok, Anusapati dan keturunan Ken Arok.


2. Keris Kyai Setan Kober
Keris Kyai Setan Kober adalah nama keris milik Adipati Jipang, Arya Penangsang. Keris ini dikenakan pada waktu ia perang tanding melawan Sutawijaya. Suatu saat tombak Kyai Pleret yang dipakai Sutawijaya mengenai lambung Arya Penangsang, hingga ususnya terburai. Arya Penangsang dengan sigap, menyangkutkan buraian ususnya itu pada wrangka atau sarung-hulu keris yang terselip di pinggangnya, dan terus bertempur. Saat berikutnya, Sutawijaya terdesak hebat dan kesempatan itu digunakan oleh Arya Penangsang untuk segera penuntaskan perang tanding tersebut, dengan mencabut keris dari dalam wrangka atau ngliga keris (menghunus), dan tanpa sadar bahwa wilah(an) atau mata keris Kyai Setan Kober langsung memotong ususnya yang disangkutkan di bagian wrangkanya. Ia tewas seketika.

Sutawijaya terkesan menyaksikan betapa gagahnya Arya Penangsang dengan usus terburai yang menyangkut pada hulu kerisnya. Ia lalu memerintahkan agar anak laki-lakinya, kalau kelak menikah meniru Arya Penangsang, dan menggantikan buraian usus dengan rangkaian atau ronce bunga melati, dengan begitu maka pengantin pria akan tampak lebih gagah, dan tradisi tersebut tetap digunakan hingga saat ini.

3. Keris Pusaka Nagasasra dan Sabuk Inten
Keris Pusaka Nagasasra dan Sabuk Inten adalah dua benda pusaka peninggalan Raja Majapahit. Nagasasra adalah nama salah satu dapur keris luk tiga belas dan ada pula yang luk-nya berjumlah sembilan dan sebelas, sehingga penyebutan nama dapur ini harus disertai dengan menyatakan jumlah luk-nya.Bagian gandik keris ini diukir dengan bentuk kepala naga, sedangkan badannya digambarkan dengan sisik yang halus mengikuti luk pada tengah bilah sampai ke ujung keris.

Salah satu pembuat keris dengan dapur Nagasasra terbaik, adalah karya empu Ki Nom, merupakan seorang empu yang terkenal, dan hidup pada akhir zaman kerajaan Majapahit sampai pada zaman pemerintahan Sri Sultan Agung Anyokrokusumo di Mataram. Dapur Sabuk Inten, seperti juga dapur Nagasasra mempunyai luk tiga belasdengan ciri-ciri yang berbeda yaitu mempunyai sogokan, kembang kacang, lambe gajah dan greneng.

4. Condong Campur
Condong Campur adalah salah satu keris pusaka milik Kerajaan Majapahit yang banyak disebut dalam legenda dan folklor. Keris ini dikenal dengan nama Kanjeng Kyai Condong Campur.

Konon keris pusaka ini dibuat beramai-ramai oleh seratus orang mpu. Bahan kerisnya diambil dari berbagai tempat. Dan akhirnya keris ini menjadi keris pusaka yang sangat ampuh tetapi memiliki watak yang jahat.


5. Keris Taming Sari
Di ceritakan pemilik asal keris ini adalah merupakan pendekar atau hulu balang kerajaan Majapahit yang bernama Taming Sari. Keris ini kemudianya bertukar tangan kepada hulubalang Melaka yang telah berjaya membunuh Taming Sari bernama Hang Tuah. Perpindahan kepemilikan ini terjadi dalam suatu duel keris yang sangat luar biasa antara Taming Sari dan Hang Tuah, yang akhirnya dimenangkan oleh Hang Tuah

1. Keris Mpu Gandring
Keris Mpu Gandring adalah senjata pusaka yang terkenal dalam riwayat berdirinya Kerajaan Singhasari di daerah Malang, Jawa Timur sekarang. Keris ini terkenal karena kutukannya yang memakan korban dari kalangan elit Singasari termasuk pendiri dan pemakainya, ken Arok. Keris ini dibuat oleh seorang pandai besi yang dikenal sangat sakti yang bernama Mpu Gandring, atas pesanan Ken Arok. Setelah selesai menjadi keris dengan bentuk dan wujud yang sempurna bahkan memiliki kemampuan supranatural yang konon dikatakan melebihi keris pusaka masa itu. Kemudian Ken Arok menguji Keris tersebut dengan menusukannya pada Mpu Gandring yang konon menurutnya tidak menepati janji. Dalam keadaan sekarat, Mpu Gandring mengeluarkan kutukan bahwa Keris tersebut akan meminta korban nyawa tujuh turunan dari Ken Arok. Dalam perjalanannya, keris ini terlibat dalam perselisihan dan pembunuhan elit kerajaan Singhasari yakni: Tunggul Ametung, Ken Arok, Anusapati dan keturunan Ken Arok.


2. Keris Kyai Setan Kober
Keris Kyai Setan Kober adalah nama keris milik Adipati Jipang, Arya Penangsang. Keris ini dikenakan pada waktu ia perang tanding melawan Sutawijaya. Suatu saat tombak Kyai Pleret yang dipakai Sutawijaya mengenai lambung Arya Penangsang, hingga ususnya terburai. Arya Penangsang dengan sigap, menyangkutkan buraian ususnya itu pada wrangka atau sarung-hulu keris yang terselip di pinggangnya, dan terus bertempur. Saat berikutnya, Sutawijaya terdesak hebat dan kesempatan itu digunakan oleh Arya Penangsang untuk segera penuntaskan perang tanding tersebut, dengan mencabut keris dari dalam wrangka atau ngliga keris (menghunus), dan tanpa sadar bahwa wilah(an) atau mata keris Kyai Setan Kober langsung memotong ususnya yang disangkutkan di bagian wrangkanya. Ia tewas seketika.

Sutawijaya terkesan menyaksikan betapa gagahnya Arya Penangsang dengan usus terburai yang menyangkut pada hulu kerisnya. Ia lalu memerintahkan agar anak laki-lakinya, kalau kelak menikah meniru Arya Penangsang, dan menggantikan buraian usus dengan rangkaian atau ronce bunga melati, dengan begitu maka pengantin pria akan tampak lebih gagah, dan tradisi tersebut tetap digunakan hingga saat ini.

3. Keris Pusaka Nagasasra dan Sabuk Inten
Keris Pusaka Nagasasra dan Sabuk Inten adalah dua benda pusaka peninggalan Raja Majapahit. Nagasasra adalah nama salah satu dapur keris luk tiga belas dan ada pula yang luk-nya berjumlah sembilan dan sebelas, sehingga penyebutan nama dapur ini harus disertai dengan menyatakan jumlah luk-nya.Bagian gandik keris ini diukir dengan bentuk kepala naga, sedangkan badannya digambarkan dengan sisik yang halus mengikuti luk pada tengah bilah sampai ke ujung keris.

Salah satu pembuat keris dengan dapur Nagasasra terbaik, adalah karya empu Ki Nom, merupakan seorang empu yang terkenal, dan hidup pada akhir zaman kerajaan Majapahit sampai pada zaman pemerintahan Sri Sultan Agung Anyokrokusumo di Mataram. Dapur Sabuk Inten, seperti juga dapur Nagasasra mempunyai luk tiga belasdengan ciri-ciri yang berbeda yaitu mempunyai sogokan, kembang kacang, lambe gajah dan greneng.

4. Condong Campur
Condong Campur adalah salah satu keris pusaka milik Kerajaan Majapahit yang banyak disebut dalam legenda dan folklor. Keris ini dikenal dengan nama Kanjeng Kyai Condong Campur.

Konon keris pusaka ini dibuat beramai-ramai oleh seratus orang mpu. Bahan kerisnya diambil dari berbagai tempat. Dan akhirnya keris ini menjadi keris pusaka yang sangat ampuh tetapi memiliki watak yang jahat.


5. Keris Taming Sari
Di ceritakan pemilik asal keris ini adalah merupakan pendekar atau hulu balang kerajaan Majapahit yang bernama Taming Sari. Keris ini kemudianya bertukar tangan kepada hulubalang Melaka yang telah berjaya membunuh Taming Sari bernama Hang Tuah. Perpindahan kepemilikan ini terjadi dalam suatu duel keris yang sangat luar biasa antara Taming Sari dan Hang Tuah, yang akhirnya dimenangkan oleh Hang Tuah
KERIS PALING LEGENDARIS DI INDONESIA
http://1.bp.blogspot.com/-V9MU7REa2NM/UebfctWIe1I/AAAAAAAAALA/ZsM-CWe5U_g/s72-c/header+pusat+benda+bertuah+2.jpg
Order View detail
MUSTIKA RAJA PELARISAN

MUSTIKA RAJA PELARISAN

Barang Antiq, Pusaka, Mustika, Batu Mustika, Benda berkhodam, Benda Bertuah, Barang Berkhodam, Barang Bertuah, Kepompong Emas dan Wesi Besi kuning, Mustika Api, Koin Kuno Berkhodam, Mustika Panca warna, Mustika Pancasona, Mustika Puter Giling, Bambu Petuk Buntu dan Buta, Rotan Sungsang, Keris Tosan Aji, Mustika Biji Nangka, Buluh Perindu, Mustika Buah Delima Putih, Mustika Hujan, Mustika Hijau, Mustika Jala Sutra, Mustika Dari Arab, Mustika Kendit, Kantong Macan, Fosil Keong Kol Buntet Kebal, Mantra Pelet Ampuh, Mustika Batu Jamrud, Batu Giok, Mustika Gandaria, Mustika Geliga, Mustika Biru Batu Safir, Mustika Cinta, Mustika Kijing, Keong Kuwera, Mustika Kopi, Mustika Kodok, Mustika Memancing, Benda Pusaka Bertuah, Batu Cincin Akik Keramat, Permata Mulia, Ilmu Mantra Pelet, Merah Delima, Mirah Delima, Barang Kuno, Batu Fosil Natural, Keris Pusaka Majapahit, Batu Badar, Senjata Bertuah, Akik Sulaiman, Ilmu Penarikan Pusaka, Mustika Junjung derajat, Mustika Air, Batu Kelapa, Benda Bertuah Kebal, Kantong Macan Asli, Jual Berbagai Macam Benda Hasil Tarikan, Mustika Embun, Batu Ajaib dan Aneh, Batu Air Tawar Asli dan Laut, Mustika Landak, Mustika Lipan atau Kelabang, Mustika Pengobatan, Jual Mustika Seks, Mustika Petir, Batu Mustika Ular, Batu Mustika Anti Tembak, Mustika Kekebalan, Cupu Manik Astagina, Batu Fosil Getah Katilayu, Batu Mustika Anti Senjata, Mustika Pesugihan Tuyul Putih, Mustika Badar Besi, Ilmu Pelet Wanita, Mustika Pelarisan Usaha Dagang, Mustika Galih Asem, Batu Kelor, Mustika Gendam, Mustika Batu Pirus, Mantera Pengasihan, Mustika Mata Kucing, Mustika Safir Biru, Batu Mustika Untuk Keselamatan, Mustika Macan atau Harimau Singa, Mustika Naga, Mustika Kuat Seks, Mustika Batu Kocak, Pusaka Pendongkrak karier Bisnis, Tender, dan Jabatan agar Lebih Maju, Mustika Buaya, Batu Mustika Puser Bumi, Mustika Bambu, Mustika Batu Serai, Batu Mustika Combong, Batu Kecubung, Batu Mustika Tapak Jalak, Mantra Pelet Ampuh, Batu Tameng dan Kekuatan, Mustika Pajajaran, Mustika Linsang, Batu Mustika Laut Kidul, Mustika Lempung Laut, Mustika Lebah Madu, Mustika Ikan, Mustika Akar nimang, Mustika Apel, Doa Pelet, Mustika Mata Srigala, Batu Ruby Delima, Mustika Batu Jamrud, Mustika Macan putih dan langit, Mustika Nyi Blorong naga Derajat, Mustika Mani Gajah, Mustika Berang-berang, Mustika Beras, Mustika Benda Anti dan Tahan Cukur, Selendang Putri, Samurai, Tokek Batu, Buntut Kadal Bercabang, Cula Badak, Bedil Voc, Keris klewer, Keris semar mesem, Mustika Kijing Rajah, keris naga sasra, keris pusaka majapahit, keris brojol, tilam upih, Bonang rinenteng nunggak semi, keris omyang jimbe, Tombak kuno, Mustika Ruby, Mustika Rejeki Kekayaan, Mustika Siput, Sirih Hitam, Mustika Serai dan Semar, Mustika Arjuna, Batu Semut, Mustika Tembus Pandang Aura Metafisika, Mustika Teratai, Mustika Udang, Mustika Wijaya Kusuma dan Yaman Ampal, Mustika Junjung derajat Ka' bah, Mustika Batu Aji, Mustika Anti Ilmu Hitam, Sihir, Anti Gendam, Anti Gangguan Jin Jahat, Anti Racun, Anti Bisa, Mustika Badar Perak Emas, Hizib Ampuh, Asma-Asma Keramat, Gada Besi Kuning, Patung tunduk keramat, Zimat, Haikal, Sabuk Kebal, gambar-gambar aneh, benda kuno, buntat kelapa, wafak kijang, batu permata merah delima, buhur, bambu, benda pusaka asli
BAGI ANDA YANG MEMILIKI USAHA NAMUN MASIH SAJA REJEKI SERET, PEMASUKAN KECIL, CLIEN SEPI, SUDAH LAMA NAMUN TIDAK BERKEMBANG. MUSTIKA RAJA PELARISAN MAMPU BERGUNA UNTUK MENGATASI MASALAH TERSEBUT. 
MUSTIKA RAJA PELARISAN INI KAMI DAPATKAN DARI GUNUNG LAWU, AMAN UNTUK DIPAKAI OLEH SIAPAPUN. TANPA TUMBAL, RITUAL, DAN SYARAT NEKO-NEKO.
CUKUP ANDA SIMPAN DAN LETAKAN MUSTIKA INI DITEMPAT USAHA DAN BERIKAN PERAWATAN DENGAN MEMBERI BUNGA 7 RUPA ATAU MINYAK MISIK SETIAP HARI-HARI TERTENTU KAMI GARANSI USAHA ANDA AKAN LEBIH BAIK DARI SEBELUMNYA.

SILAHKAN BAGI YANG BERMINAT DENGAN MUSTIKA INI. MAHAR PENGGANTI RITUAL Rp. 2.000.000,-
Barang Antiq, Pusaka, Mustika, Batu Mustika, Benda berkhodam, Benda Bertuah, Barang Berkhodam, Barang Bertuah, Kepompong Emas dan Wesi Besi kuning, Mustika Api, Koin Kuno Berkhodam, Mustika Panca warna, Mustika Pancasona, Mustika Puter Giling, Bambu Petuk Buntu dan Buta, Rotan Sungsang, Keris Tosan Aji, Mustika Biji Nangka, Buluh Perindu, Mustika Buah Delima Putih, Mustika Hujan, Mustika Hijau, Mustika Jala Sutra, Mustika Dari Arab, Mustika Kendit, Kantong Macan, Fosil Keong Kol Buntet Kebal, Mantra Pelet Ampuh, Mustika Batu Jamrud, Batu Giok, Mustika Gandaria, Mustika Geliga, Mustika Biru Batu Safir, Mustika Cinta, Mustika Kijing, Keong Kuwera, Mustika Kopi, Mustika Kodok, Mustika Memancing, Benda Pusaka Bertuah, Batu Cincin Akik Keramat, Permata Mulia, Ilmu Mantra Pelet, Merah Delima, Mirah Delima, Barang Kuno, Batu Fosil Natural, Keris Pusaka Majapahit, Batu Badar, Senjata Bertuah, Akik Sulaiman, Ilmu Penarikan Pusaka, Mustika Junjung derajat, Mustika Air, Batu Kelapa, Benda Bertuah Kebal, Kantong Macan Asli, Jual Berbagai Macam Benda Hasil Tarikan, Mustika Embun, Batu Ajaib dan Aneh, Batu Air Tawar Asli dan Laut, Mustika Landak, Mustika Lipan atau Kelabang, Mustika Pengobatan, Jual Mustika Seks, Mustika Petir, Batu Mustika Ular, Batu Mustika Anti Tembak, Mustika Kekebalan, Cupu Manik Astagina, Batu Fosil Getah Katilayu, Batu Mustika Anti Senjata, Mustika Pesugihan Tuyul Putih, Mustika Badar Besi, Ilmu Pelet Wanita, Mustika Pelarisan Usaha Dagang, Mustika Galih Asem, Batu Kelor, Mustika Gendam, Mustika Batu Pirus, Mantera Pengasihan, Mustika Mata Kucing, Mustika Safir Biru, Batu Mustika Untuk Keselamatan, Mustika Macan atau Harimau Singa, Mustika Naga, Mustika Kuat Seks, Mustika Batu Kocak, Pusaka Pendongkrak karier Bisnis, Tender, dan Jabatan agar Lebih Maju, Mustika Buaya, Batu Mustika Puser Bumi, Mustika Bambu, Mustika Batu Serai, Batu Mustika Combong, Batu Kecubung, Batu Mustika Tapak Jalak, Mantra Pelet Ampuh, Batu Tameng dan Kekuatan, Mustika Pajajaran, Mustika Linsang, Batu Mustika Laut Kidul, Mustika Lempung Laut, Mustika Lebah Madu, Mustika Ikan, Mustika Akar nimang, Mustika Apel, Doa Pelet, Mustika Mata Srigala, Batu Ruby Delima, Mustika Batu Jamrud, Mustika Macan putih dan langit, Mustika Nyi Blorong naga Derajat, Mustika Mani Gajah, Mustika Berang-berang, Mustika Beras, Mustika Benda Anti dan Tahan Cukur, Selendang Putri, Samurai, Tokek Batu, Buntut Kadal Bercabang, Cula Badak, Bedil Voc, Keris klewer, Keris semar mesem, Mustika Kijing Rajah, keris naga sasra, keris pusaka majapahit, keris brojol, tilam upih, Bonang rinenteng nunggak semi, keris omyang jimbe, Tombak kuno, Mustika Ruby, Mustika Rejeki Kekayaan, Mustika Siput, Sirih Hitam, Mustika Serai dan Semar, Mustika Arjuna, Batu Semut, Mustika Tembus Pandang Aura Metafisika, Mustika Teratai, Mustika Udang, Mustika Wijaya Kusuma dan Yaman Ampal, Mustika Junjung derajat Ka' bah, Mustika Batu Aji, Mustika Anti Ilmu Hitam, Sihir, Anti Gendam, Anti Gangguan Jin Jahat, Anti Racun, Anti Bisa, Mustika Badar Perak Emas, Hizib Ampuh, Asma-Asma Keramat, Gada Besi Kuning, Patung tunduk keramat, Zimat, Haikal, Sabuk Kebal, gambar-gambar aneh, benda kuno, buntat kelapa, wafak kijang, batu permata merah delima, buhur, bambu, benda pusaka asli
BAGI ANDA YANG MEMILIKI USAHA NAMUN MASIH SAJA REJEKI SERET, PEMASUKAN KECIL, CLIEN SEPI, SUDAH LAMA NAMUN TIDAK BERKEMBANG. MUSTIKA RAJA PELARISAN MAMPU BERGUNA UNTUK MENGATASI MASALAH TERSEBUT. 
MUSTIKA RAJA PELARISAN INI KAMI DAPATKAN DARI GUNUNG LAWU, AMAN UNTUK DIPAKAI OLEH SIAPAPUN. TANPA TUMBAL, RITUAL, DAN SYARAT NEKO-NEKO.
CUKUP ANDA SIMPAN DAN LETAKAN MUSTIKA INI DITEMPAT USAHA DAN BERIKAN PERAWATAN DENGAN MEMBERI BUNGA 7 RUPA ATAU MINYAK MISIK SETIAP HARI-HARI TERTENTU KAMI GARANSI USAHA ANDA AKAN LEBIH BAIK DARI SEBELUMNYA.

SILAHKAN BAGI YANG BERMINAT DENGAN MUSTIKA INI. MAHAR PENGGANTI RITUAL Rp. 2.000.000,-
MUSTIKA RAJA PELARISAN
http://3.bp.blogspot.com/-VqAW7O6JEWk/VNbTXkxk-DI/AAAAAAAABQ4/jeN76qubO-Q/s72-c/BENDA%2BBERTUAH%2BINDONESIA%2BTERMAHAR.jpg
Order View detail
SALAM..

SALAM..

LIONTIN BATU PIRUS TARIF SANTET BENDA PUSAKA BARANG GHAIB DO'A AGAR ISTRI PATUH PADA SUAMI CINCIN LAFADZ ALLAH DO'A AGAR SUAMI PATUH PADA ISTRI MINYAK CAKAR ALAM KAYU KALIMASADA HITAM SISIK ULAR CINTAMANI BEDANYA MUSTIKA MERAH DELIMAPUSAKA PRABU SILIWANGI AJIAN PRABU SILIWANGI MUSTIKA PRABU SILIWANGI MAWAR MAK ALIF BATU LAFADZ ALLAH RAJAH KESELAMATAN BATU AKIK ATI AYAM DO'A MENYEMBUHKAN PENYAKIT KELAMIN BATU FOSIL KARANG PATUNG KUNINGAN BENDA ANTIK MISTIK MUSTIKA JALA SUTRA DO'A NURBUAT KERAMAT BATU GARIS RAJAH PENGASIHAN PRING PETHUK FUNGSI KHODAM CARA MENDATANGKAN YONI PUSAKA MACAM MACAM BATU CINCIN CARA MENANGKAP HANTU SANGGAR BERTUAH ANTIK MISTIK MUSTIKA JINGGA CARA MEMENANGKAN JUDI CARA PENYEMBUHAN ALTERNATIF BATU COMBONG CENTRAL PUSAKA GUNA AURA LAWAN JIN GELANG ANTIK ILMU GHAIB UANG DARI DANA GHAIB INGIN ILMU MERINGANKAN TUBUH MACAN SEJUTA BOLO SEJUTA MACAN SEWU BOLO SEWU ILMU MENANG JUDI ARCA BRAHMA PENGASIH,ASIHAN MUSTIKA GUNUNG NOGO ROJO KAYU KELOR AMALAN MENJEMPUT RIZKI DO'A PANAH ARJUNA PENINGGALAN HARTA KARUN ASIHAN JAJAR GOYANG MINYAK PONIBASALWA KANTONG MACAN ASLI TEMPAT ZIARAH CARA PERAWATAN BATU BULU MACAN COMBONG,SEMAR MANFAAT MUSTIKA AIR AURA SEBANDAR SUNAN CARA TES MANI GAJAH ASLI MANFAAT BATU BADAR BESI,PUSER BUMI,JUNJUNG DRAJAD MANFAAT PUSAKA KANTIL TOSAN AJI KERIS PEDANG TOMBAK PEDANG TUAH KOL BUNTET TUAH MUSTIKA TUAH ASIHAN TUAH GALIH KELOR MANTRA MINYAK SEX PUSAKA KUAT SEX PENAKLUK SEX HIZIB KALACAKRA PHOTO WESI KUNING TARIKAN ALAM GHAIB SEDULUR PAPAT LIMO PANCER MUSTIKA DARI EMBUN KEDAI SEGALA MUSTIKA BERTUAH BARANG BERTUAH BENDA BERTUAH KEBURUKAN KEBAIKAN BULU PERINDU BUKTI KEAMPUHAN MUSTIKA BUKTI KEAMPUHAN PUSAKA BUKTI KEAMPUHAN PENGASIHAN BUKTI KEAMPUHAN KEBAL SEGALA AJIAN SEGALA MANTRA MUSTIKA DARI LINGSANG KERIS BULU SUNAN KALIJAGA CEMETI AMARASULI NYI SEKAR KANTIL ANEKA MUSTIKA RAGAM MUSTIKA MUSTIKA KEBAL API ILMU LELUHUR JAWA ARTI JARAN GOYANG RAMALAN HOROSKOP ZODIAK RAMAL BINTANG PRANOTO MONGSO PETUNG JOWO WETON TANGGAL LAHIR NAGA RUNTING SEMAR MESEM ASLI HERBAL MACHO ,HERBAL ALTERNATIF MUSTIKA PUSER BUMI AZIMAT UNTUK RITUAL APA AJA MINYAK KHASIAT TARING HARIMAU ASLI
LIONTIN BATU PIRUS TARIF SANTET BENDA PUSAKA BARANG GHAIB DO'A AGAR ISTRI PATUH PADA SUAMI CINCIN LAFADZ ALLAH DO'A AGAR SUAMI PATUH PADA ISTRI MINYAK CAKAR ALAM KAYU KALIMASADA HITAM SISIK ULAR CINTAMANI BEDANYA MUSTIKA MERAH DELIMAPUSAKA PRABU SILIWANGI AJIAN PRABU SILIWANGI MUSTIKA PRABU SILIWANGI MAWAR MAK ALIF BATU LAFADZ ALLAH RAJAH KESELAMATAN BATU AKIK ATI AYAM DO'A MENYEMBUHKAN PENYAKIT KELAMIN BATU FOSIL KARANG PATUNG KUNINGAN BENDA ANTIK MISTIK MUSTIKA JALA SUTRA DO'A NURBUAT KERAMAT BATU GARIS RAJAH PENGASIHAN PRING PETHUK FUNGSI KHODAM CARA MENDATANGKAN YONI PUSAKA MACAM MACAM BATU CINCIN CARA MENANGKAP HANTU SANGGAR BERTUAH ANTIK MISTIK MUSTIKA JINGGA CARA MEMENANGKAN JUDI CARA PENYEMBUHAN ALTERNATIF BATU COMBONG CENTRAL PUSAKA GUNA AURA LAWAN JIN GELANG ANTIK ILMU GHAIB UANG DARI DANA GHAIB INGIN ILMU MERINGANKAN TUBUH MACAN SEJUTA BOLO SEJUTA MACAN SEWU BOLO SEWU ILMU MENANG JUDI ARCA BRAHMA PENGASIH,ASIHAN MUSTIKA GUNUNG NOGO ROJO KAYU KELOR AMALAN MENJEMPUT RIZKI DO'A PANAH ARJUNA PENINGGALAN HARTA KARUN ASIHAN JAJAR GOYANG MINYAK PONIBASALWA KANTONG MACAN ASLI TEMPAT ZIARAH CARA PERAWATAN BATU BULU MACAN COMBONG,SEMAR MANFAAT MUSTIKA AIR AURA SEBANDAR SUNAN CARA TES MANI GAJAH ASLI MANFAAT BATU BADAR BESI,PUSER BUMI,JUNJUNG DRAJAD MANFAAT PUSAKA KANTIL TOSAN AJI KERIS PEDANG TOMBAK PEDANG TUAH KOL BUNTET TUAH MUSTIKA TUAH ASIHAN TUAH GALIH KELOR MANTRA MINYAK SEX PUSAKA KUAT SEX PENAKLUK SEX HIZIB KALACAKRA PHOTO WESI KUNING TARIKAN ALAM GHAIB SEDULUR PAPAT LIMO PANCER MUSTIKA DARI EMBUN KEDAI SEGALA MUSTIKA BERTUAH BARANG BERTUAH BENDA BERTUAH KEBURUKAN KEBAIKAN BULU PERINDU BUKTI KEAMPUHAN MUSTIKA BUKTI KEAMPUHAN PUSAKA BUKTI KEAMPUHAN PENGASIHAN BUKTI KEAMPUHAN KEBAL SEGALA AJIAN SEGALA MANTRA MUSTIKA DARI LINGSANG KERIS BULU SUNAN KALIJAGA CEMETI AMARASULI NYI SEKAR KANTIL ANEKA MUSTIKA RAGAM MUSTIKA MUSTIKA KEBAL API ILMU LELUHUR JAWA ARTI JARAN GOYANG RAMALAN HOROSKOP ZODIAK RAMAL BINTANG PRANOTO MONGSO PETUNG JOWO WETON TANGGAL LAHIR NAGA RUNTING SEMAR MESEM ASLI HERBAL MACHO ,HERBAL ALTERNATIF MUSTIKA PUSER BUMI AZIMAT UNTUK RITUAL APA AJA MINYAK KHASIAT TARING HARIMAU ASLI
SALAM..
http://3.bp.blogspot.com/-iudj6EweJM8/UmYw8Z2KE0I/AAAAAAAAAiA/VtklpXX6xj8/s72-c/biground+benda+bertuah+.jpg
Order View detail
KERIS SAKTI MPU GANDRING

KERIS SAKTI MPU GANDRING

 Mungkin anda sudah pernah mendengar tentang keris Mpu Gandring, tapi bukan keris ini yang saya maksud. Keris yang dibuat seorang empu dari desa Lulumbang ( Sekarang Wlingi-Blitar) itu ternyata masih punya pesaing yang diyakini punya tuah sakti lebih dahsyat dan kharismatik. Lalu keris apa ?

Sebelum keris ini diciptakan, Keris Empu Gandring memang cukup populer dan fenomenal karena mengiringi kesejarahan berdirinya Singosari dan berlanjut ke Majapahit. Namun tidak ada salahnya saya membagi tulisan ini dalam point-point singkat dibawah ini :

Apa itu Keris
Keris adalah sebilah besi tipis, bersisi tajam di kanan kiri, dengan ujung runcing yang bisa digolongkan sebagai senjata tikam jenis belati. Ada kalanya empu (sebutan untuk pembuat keris) membuat variasi tersendiri terhadap model keris. Namun yang paling umum adalah keris yang berbentuk lurus dan ada pula yang berkelok-kelok.

Pada masa lalu, keris memiliki fungsi-fungsi sebagai berikut :

    sebagai senjata dalam duel maupun peperangan
    sebagai pelengkap ritual (sesaji).
    Sebagai sumber kekuatan batin dan spiritual
    Sebagai symbol pemerintahan (pusaka)  yang diluhurkan

Fungsi keris pada masa kini adalah

    Sebagai karya seni, koleksi dan konservasi kebudayaan (tahun 2005 telah terdaftar di UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia Non-Bendawi Manusia)
    Sebagai penambah sugesti spiritual

Istilah penyebutan Keris sendiri di temukan dari  Prasasti Karang Tengah yang menggunakan angka tahun 824 Masehi. Senada dengan prasasti, di Candi Borobudur juga terdapat penggambaran sebuah benda mirip keris pada salah satu relief.  Hal ini mengidentifikasikan bahwa keris memang sudah menjadi bagian dari masyarakat kala itu, mengingat Prasasti Karang Tengah dan Candi Borobudur sama-sama dibuat ditahun 800-an.

Keris terus mengalami transformasi bentuk dan modifikasi, mulai dari wujud polos mirip belati hingga menjadi seperti yang kita ketahui sekarang.  Namun bisa dikatakan budaya perkerisan mencapai perkembangan yang cukup signifikan di era awal Singasari hingga Majapahit.

Oke, sebelum saya menulis kisah keris paling sakti yang saya maksud, terlebih dahulu saya akan menulis tentang Keris Empu Gandring sebagai pengantar

Keris Empu Gandring
Adalah sebuah keris yang digarap pengerjaannya oleh seorang Empu (pakar) terkemuka bernama Gandring.  Empu Gandring banyak memproduksi karya-karyanya di desa Lulumbang yang diperkirakan sekarang letaknya di sekitar Wlingi – Blitar. Sampai sekarang daerah tersebut masih ditemukan jejak-jejak para  pande besi maupun empu keris ( Salah satu yang cukup ternama  adalah Almarhum Bapak Sumodadi ).

Keberadaan keris Empu Gandring saat ini memang masih misterius walaupun kesejarahannya tercatat dalam Serat Pararaton ( KItab Raja-Raja). Keris ini dianggap pemicu bencana turun temurun dalam suksesi kepemimpinan Singasari. Kutukan sang empu yang terbunuh oleh keris buatannya sendiri ini , dikisahkan terus menyertai Singasari bahkan sampai runtuhnya kerajaan berhaluan Tantrayana  tersebut. Dari  ujaran beberapa spiritualis yang pernah saya dengar, keris Empu Gandring dibuat dari bahan baku batu meteor sehingga elemennya sangat keras.  Bahkan lumpang batu milik Empu Gandringpun hancur berkeping-keping ketika keris tersebut di uji coba  oleh Ken Arok.

Empu Gandring sesungguhnya berniat membuat karya yang paling  master piece sehingga  rencana produksi diperkirakan memakan waktu 7 bulan.  Selama itu pula Empu Gandring mengerahkan seluruh energi raga maupun spiritual guna menyempurnakan karya terbaiknya.  Namun belum genap waktu yang ditentukan, Ken Arok selaku pengorder , telah meminta keris tersebut . Akibat belum selesainya seluruh proses, berbagai tuah buruk yang terdapat dalam keris belum berhasil ditaklukkan , bahkan Empu Gandring menambahinya dengan  7 setan dendam yang akan langsung bekerja saat dirinya tewas.

Lenyapnya Keris dan Kematian Tohjaya
Di riwayatkan kemudian berturut-turut 7 orang  tewas oleh keris tersebut, salah satunya adalah Ken Arok sendiri.  Keris Empu Gandring diperkirakan lenyap dalam perlarian Apanji Tohjaya, Raja Singasari yang hanya memerintah satu tahun ( 1249 - 1250). Kala itu dua keponakannya, Ranggawuni dan Mahesa Cempaka melakukan pemberontakan besar-besaran sehingga membuat Tohjaya terluka oleh tombak dan lari ke desa Katang Lumbang ( sekarang di sekitar Pasuruan). Sebelum mengungsi, Tohjaya sempat memerintahkan pengawalnya untuk membawa kabur keris Empu Gandring bersamanya.  Celakanya, dalam pelariannya yang luka parah, sesuatu hal yang tidak mengenakkan dialami Tohjaya. Si pengawal  pembawa keris sekaligus pemikul tandu bagian depan, melorot celananya sehingga nampaklah bagian belahan pantat. Bagi Tohjaya ini pertanda buruk, sebuah arti bahwa dia tidak akan pernah jadi Raja. Maka, meski dalam keadaan luka, Tohjaya turun dari tandu lalu menombak sang pengawal. Si pengawal secara refleks menghindar sekaligus menyerang balik dengan keris Empu Gandring yang sedang dibawanya. Dada Tohjaya jebol.

Pupuh Serat Pararaton yang saya temukan, meski tidak lengkap, menuliskan cuplikan kemarahan Tohjaya karena  ketidak sengajaan pengawalnya tersebut :

Yogha kagyat sira Panji Tohjaya, malajeng kapisah, tinumbak tan kapisanan, marin ing geger, rinuruh den ing kawulan ira. Pinikul pinalayoken mareng Katang Lumbang. Kang amikul kasingse gadage, katon pamungkure.  Ling ira Panji Tohjaya ring kang amikul: ‘Beciki gadagta katon pamungkure.’ Sangkan ing tan awet ratu dene silit iku.

Terjemahan bebasnya kira-kira dibawah ini :

Panji Tohjaya sangat terperanjat, lari terpisah, namun dia tertombak meski cuma sekali. Setelah keadaan kondusif, para pengawal (kawulan) mencari dan memikulnya ke Katang Lumbang. Saat memikul seorang pengusung tandu terlepas celananya sehingga tampaklah bagian bokong.
Panji Tohjaya membentak “Rapikan celanamu, pantatmu kelihatan. Aku tidak akan awet jadi Raja gara-gara pantat itu !"

Tohjaya dimakamkan dalam suasana sederhana dan sepi, bahkan dimungkinkan jenasahnya di tinggalkan begitu saja di Katang Lumbang oleh pengawalnya yang tersisa. Keris Empu Gandring sendiri nampaknya juga di buang di TKP sehingga sulit melacaknya lagi.

Keris Empu Gandring menjadi sangat populer di telinga banyak orang karena membayangi kehidupan raja-raja Singasari. Namun keris yang satu ini rasanya tak kalah spektakuler, bahkan bisa jadi 100 kali lebih hebat ketimbang keris Empu Gandring.

 Pada bahasan sebelumnya saya telah menulis tentang sedikit sejarah keris, juga tentang sebuah keris lain yang cukup populer, yakni Keris Empu Gandring, mulai sejak proses produksi awal hingga masa kelenyapannya di daerah Katang Lumbang berbarengan dengan tewasnya Tohjaya.

Lalu keris apa sebenarnya yang bisa melebihi kemampuan fisik dan spiritual keris Empu  Gandring ? Sekali lagi ini hanya hasil prediksi setelah melihat dan membandingkannya dengan POINT-KERIS EMPU GANDRING   Anda boleh setuju tapi boleh saja tidak. Diskusi mengenai keris legenda sepertinya memang sulit berujung. Tapi inilah keris sakti yang lahir di masa Majapahit itu versi saya.

latar belakang penciptaan.

Perkembangan Majapahit menjadi sebuah kerajaan yang adikuasa dan super power, menjadikan pusat pemerintahan sebagai magnet dan daya  tarik tersendiri bagi kaum urban. Apalagi kalau bukan untuk mengadu nasib.

Sebagai sebuah daerah yang mempertemukan berbagai elemen kerajaan dari pelosok wilayah nusantara, baik secara social, budaya, ekonomi maupun politik, tentu tidak lepas dari sejumlah permasalahan di tingkat arus bawah. Di tingkat pejabat pun sering sekali terjadi friksi yang bisa berujung pada pemberontakan seperti masa-masa kelam era Jayanegara. Kala itu, para Jenderal yang tergabung dalam Dewan Dharma Putra justru memberontak satu persatu dan terus menerus, bahkan hampir saja menumbangkan pemerintahan yang sah kalau saja seorang perwira menengah dari kompi kawal Bhayangkara bernama Dipa ( kelak bernama Gajah Mada), tidak berusaha mengembalikan raja ke tahta.
Meski akhirnya Jayanegara berhasil kembali ke tahta, raja muda ini malah mati di kamar sendiri akibat di bunuh oleh dokter pribadi bernama Ra Tanca.

Kematian Jayanegara menandai Orde Lama telah berakhir. Tribhuwana Wijaya Tunggadewi yang menggantikan kakak tirinya, menunjuk Dipa sebagai Rakryan Patih Majapahit pada tahun 1334. Sejak saat itu juga Dipa menggunakan nama Gajah Mada.

Meski perempuan, Tribhuwana nampak piawai dalam memimpin dan mengembangkan pemerintahan. Terbukti wilayah Majapahit menjadi sangat luas secara geografis. Gajah Mada sendiri juga terus menerus membuktikan Sumpah Palapanya untuk mewujudkan suatu wilayah yang kemudian di sebut Nusantara.

Konsentrasi Tribhuwana pada pengembangan wilayah politik ini secara otomatis juga berimbas pada perkembangan dunia kemiliteran. Majapahit banyak menetaskan para pakar senjata yang kemudian melakukan berbagai eksperiment persenjataan. Keris adalah salah satu obyeknya. Dimana-mana terjadi eforia keris. Bukan hanya para prajurit, orang awampun selalu membawa keris kemanapun mereka pergi (walaupun dalam upacara pernikahan - agaknya hal ini kelak menjadi tradisi orang jawa).

Saking luar biasanya trend ini, seorang anggota ekspedisi Cheng Ho, yang bernama Ma Huan membuat catatan di tahun 1416  tentang kebiasaan orang-orang Majapahit yang kemanapun pergi selalu membawa pu-la-t'ou (keris) dan diselipkan pada ikat pinggang.

Seiring dengan perkembangan di berbagai lini, mereka yang tak dapat mengikuti pesatnya kemajuan seperti tertinggalkan. Terjadi jenjang yang cukup lebar di Majapahit antara kaum jelata dengan kaum pengusaha maupun birokrat. Sejumlah gesekan terjadi di tingkat bawah maupun atas. Maka, untuk mengatasi hal ini, tercetuslah gagasan rekonsiliasi nasional guna menghalangi terulangnya sejarah pemberontakan seperti era orde lama ( Era Jayanegara).

DPR / MPR kemudian merumuskan suatu keputusan yang cukup fenomenal dalam asas gotong royong , yakni menciptakan sekaligus meluhurkan sebuah  simbol persatuan kesatuan secara fisik maupun spiritual. Di wujudkan dalam bentuk keris yang dinamakan “ Keris Condong Campur “

Proses Produksi

100 orang pakar keris dan pakar spiritual berkumpul di pusat pemerintahan untuk melakukan konsolidasi membuat master plan. (bandingkan dengan keris empu Gandring yang hanya dikerjakan satu orang) Dalam diskusi yang panjang nan melelahkan, akhirnya berhasil diambil keputusan tentang bentuk dan elemen-elemen yang digunakan.

Mengacu pada wikipedia.org berikut ini keterangan kerisnya :

Keris ini merupakan salah satu dapur keris lurus. Panjang bilahnya sedang dengan kembang kacang, satu lambe gajah, satu sogokan di depan dan ukuran panjangnya sampai ujung bilah, sogokan belakang tidak ada. Selain itu, keris ini juga menggunakan gusen dan lis-lis-an.

Condong Campur merupakan suatu perlambang keinginan untuk menyatukan perbedaan. Condong berarti miring yang mengarah ke suatu titik, yang berarti keberpihakan atau keinginan. Sedangkan campur berarti menjadi satu atau perpaduan. Dengan demikian, Condong Campur adalah keinginan untuk menyatukan suatu keadaan tertentu.

Sayangnya, dalam proses produksi, tetap saja tidak terjadi titik temu. Masing-masing ahli saling menonjolkan kemampuannya sendiri sehingga dikabarkan, tuah dalam keris banyak berisi kegaiban buruk. Kekuatan spiritual yang ditanamkan saling berbenturan dan mengakibatkan keris Condong Campur memiliki watak mengerikan namun berkekuatan dahsyat.

Lenyapnya Keris
Meski telah berwujud, perseteruan panjang masih terus berlanjut diantara 100 empu tersebut. Perpecahan kembali terjadi. Masing-masing golongan menciptakan keris tandingan yang tujuannya adalah untuk menghancurkan Keris Condong Campur.

Keris tandingan pertama di beri nama “Sabuk Inten”, yang artinya Ikat Pinggang Permata. Produksi keris ini di dukung oleh kalangan bisnisman dan pejabat tinggi. Keris dari golongan kedua diberi nama “Sengkelat “ yang artinya “ Sengkel Atine ( Jengkel Hatinya ) “. Produksi keris Sengkelat di dukung oleh kaum anti kemapanan yang terpinggirkan.

Konon, suatu malam Keris Sabuk Inten di lepaskan untuk mengadu kesaktian dengan Keris Condong Campur. Dua tuah sakti berikut para pengikut gaibnya bertempur di udara dengan gegap gempita. Bumi bergetar dan langit penuh cahaya. Pertempuran gaib ini dimenangkan oleh Condong Campur, sementara Sabuk Inten menyelamatkan diri dengan bersembunyi pada kedalaman bumi.

Pada malam yang lain, ganti Sengkelat yang diluncurkan menghantam kedudukan Condong Campur. Kekalahan Sabuk Inten rupanya menjadi pelajaran bagi operator Sengkelat untuk memperkuat kesaktian keris tersebut. Dukungan berduyun-duyun secara spiritual dari kalangan arus bawah membuat Sengkelat berhasil memukul mundur posisi pertahanan Condong Campur. Keris itupun melarikan diri bersembunyi di antara galaksi jagad raya. Sebelum kabur, Condong Campur sempat membuat ikrar, bahwa dirinya akan datang kembali ke bumi pada masa 500 tahun ke depan untuk membuat bencana dan parade kematian.

 Mungkin anda sudah pernah mendengar tentang keris Mpu Gandring, tapi bukan keris ini yang saya maksud. Keris yang dibuat seorang empu dari desa Lulumbang ( Sekarang Wlingi-Blitar) itu ternyata masih punya pesaing yang diyakini punya tuah sakti lebih dahsyat dan kharismatik. Lalu keris apa ?

Sebelum keris ini diciptakan, Keris Empu Gandring memang cukup populer dan fenomenal karena mengiringi kesejarahan berdirinya Singosari dan berlanjut ke Majapahit. Namun tidak ada salahnya saya membagi tulisan ini dalam point-point singkat dibawah ini :

Apa itu Keris
Keris adalah sebilah besi tipis, bersisi tajam di kanan kiri, dengan ujung runcing yang bisa digolongkan sebagai senjata tikam jenis belati. Ada kalanya empu (sebutan untuk pembuat keris) membuat variasi tersendiri terhadap model keris. Namun yang paling umum adalah keris yang berbentuk lurus dan ada pula yang berkelok-kelok.

Pada masa lalu, keris memiliki fungsi-fungsi sebagai berikut :

    sebagai senjata dalam duel maupun peperangan
    sebagai pelengkap ritual (sesaji).
    Sebagai sumber kekuatan batin dan spiritual
    Sebagai symbol pemerintahan (pusaka)  yang diluhurkan

Fungsi keris pada masa kini adalah

    Sebagai karya seni, koleksi dan konservasi kebudayaan (tahun 2005 telah terdaftar di UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia Non-Bendawi Manusia)
    Sebagai penambah sugesti spiritual

Istilah penyebutan Keris sendiri di temukan dari  Prasasti Karang Tengah yang menggunakan angka tahun 824 Masehi. Senada dengan prasasti, di Candi Borobudur juga terdapat penggambaran sebuah benda mirip keris pada salah satu relief.  Hal ini mengidentifikasikan bahwa keris memang sudah menjadi bagian dari masyarakat kala itu, mengingat Prasasti Karang Tengah dan Candi Borobudur sama-sama dibuat ditahun 800-an.

Keris terus mengalami transformasi bentuk dan modifikasi, mulai dari wujud polos mirip belati hingga menjadi seperti yang kita ketahui sekarang.  Namun bisa dikatakan budaya perkerisan mencapai perkembangan yang cukup signifikan di era awal Singasari hingga Majapahit.

Oke, sebelum saya menulis kisah keris paling sakti yang saya maksud, terlebih dahulu saya akan menulis tentang Keris Empu Gandring sebagai pengantar

Keris Empu Gandring
Adalah sebuah keris yang digarap pengerjaannya oleh seorang Empu (pakar) terkemuka bernama Gandring.  Empu Gandring banyak memproduksi karya-karyanya di desa Lulumbang yang diperkirakan sekarang letaknya di sekitar Wlingi – Blitar. Sampai sekarang daerah tersebut masih ditemukan jejak-jejak para  pande besi maupun empu keris ( Salah satu yang cukup ternama  adalah Almarhum Bapak Sumodadi ).

Keberadaan keris Empu Gandring saat ini memang masih misterius walaupun kesejarahannya tercatat dalam Serat Pararaton ( KItab Raja-Raja). Keris ini dianggap pemicu bencana turun temurun dalam suksesi kepemimpinan Singasari. Kutukan sang empu yang terbunuh oleh keris buatannya sendiri ini , dikisahkan terus menyertai Singasari bahkan sampai runtuhnya kerajaan berhaluan Tantrayana  tersebut. Dari  ujaran beberapa spiritualis yang pernah saya dengar, keris Empu Gandring dibuat dari bahan baku batu meteor sehingga elemennya sangat keras.  Bahkan lumpang batu milik Empu Gandringpun hancur berkeping-keping ketika keris tersebut di uji coba  oleh Ken Arok.

Empu Gandring sesungguhnya berniat membuat karya yang paling  master piece sehingga  rencana produksi diperkirakan memakan waktu 7 bulan.  Selama itu pula Empu Gandring mengerahkan seluruh energi raga maupun spiritual guna menyempurnakan karya terbaiknya.  Namun belum genap waktu yang ditentukan, Ken Arok selaku pengorder , telah meminta keris tersebut . Akibat belum selesainya seluruh proses, berbagai tuah buruk yang terdapat dalam keris belum berhasil ditaklukkan , bahkan Empu Gandring menambahinya dengan  7 setan dendam yang akan langsung bekerja saat dirinya tewas.

Lenyapnya Keris dan Kematian Tohjaya
Di riwayatkan kemudian berturut-turut 7 orang  tewas oleh keris tersebut, salah satunya adalah Ken Arok sendiri.  Keris Empu Gandring diperkirakan lenyap dalam perlarian Apanji Tohjaya, Raja Singasari yang hanya memerintah satu tahun ( 1249 - 1250). Kala itu dua keponakannya, Ranggawuni dan Mahesa Cempaka melakukan pemberontakan besar-besaran sehingga membuat Tohjaya terluka oleh tombak dan lari ke desa Katang Lumbang ( sekarang di sekitar Pasuruan). Sebelum mengungsi, Tohjaya sempat memerintahkan pengawalnya untuk membawa kabur keris Empu Gandring bersamanya.  Celakanya, dalam pelariannya yang luka parah, sesuatu hal yang tidak mengenakkan dialami Tohjaya. Si pengawal  pembawa keris sekaligus pemikul tandu bagian depan, melorot celananya sehingga nampaklah bagian belahan pantat. Bagi Tohjaya ini pertanda buruk, sebuah arti bahwa dia tidak akan pernah jadi Raja. Maka, meski dalam keadaan luka, Tohjaya turun dari tandu lalu menombak sang pengawal. Si pengawal secara refleks menghindar sekaligus menyerang balik dengan keris Empu Gandring yang sedang dibawanya. Dada Tohjaya jebol.

Pupuh Serat Pararaton yang saya temukan, meski tidak lengkap, menuliskan cuplikan kemarahan Tohjaya karena  ketidak sengajaan pengawalnya tersebut :

Yogha kagyat sira Panji Tohjaya, malajeng kapisah, tinumbak tan kapisanan, marin ing geger, rinuruh den ing kawulan ira. Pinikul pinalayoken mareng Katang Lumbang. Kang amikul kasingse gadage, katon pamungkure.  Ling ira Panji Tohjaya ring kang amikul: ‘Beciki gadagta katon pamungkure.’ Sangkan ing tan awet ratu dene silit iku.

Terjemahan bebasnya kira-kira dibawah ini :

Panji Tohjaya sangat terperanjat, lari terpisah, namun dia tertombak meski cuma sekali. Setelah keadaan kondusif, para pengawal (kawulan) mencari dan memikulnya ke Katang Lumbang. Saat memikul seorang pengusung tandu terlepas celananya sehingga tampaklah bagian bokong.
Panji Tohjaya membentak “Rapikan celanamu, pantatmu kelihatan. Aku tidak akan awet jadi Raja gara-gara pantat itu !"

Tohjaya dimakamkan dalam suasana sederhana dan sepi, bahkan dimungkinkan jenasahnya di tinggalkan begitu saja di Katang Lumbang oleh pengawalnya yang tersisa. Keris Empu Gandring sendiri nampaknya juga di buang di TKP sehingga sulit melacaknya lagi.

Keris Empu Gandring menjadi sangat populer di telinga banyak orang karena membayangi kehidupan raja-raja Singasari. Namun keris yang satu ini rasanya tak kalah spektakuler, bahkan bisa jadi 100 kali lebih hebat ketimbang keris Empu Gandring.

 Pada bahasan sebelumnya saya telah menulis tentang sedikit sejarah keris, juga tentang sebuah keris lain yang cukup populer, yakni Keris Empu Gandring, mulai sejak proses produksi awal hingga masa kelenyapannya di daerah Katang Lumbang berbarengan dengan tewasnya Tohjaya.

Lalu keris apa sebenarnya yang bisa melebihi kemampuan fisik dan spiritual keris Empu  Gandring ? Sekali lagi ini hanya hasil prediksi setelah melihat dan membandingkannya dengan POINT-KERIS EMPU GANDRING   Anda boleh setuju tapi boleh saja tidak. Diskusi mengenai keris legenda sepertinya memang sulit berujung. Tapi inilah keris sakti yang lahir di masa Majapahit itu versi saya.

latar belakang penciptaan.

Perkembangan Majapahit menjadi sebuah kerajaan yang adikuasa dan super power, menjadikan pusat pemerintahan sebagai magnet dan daya  tarik tersendiri bagi kaum urban. Apalagi kalau bukan untuk mengadu nasib.

Sebagai sebuah daerah yang mempertemukan berbagai elemen kerajaan dari pelosok wilayah nusantara, baik secara social, budaya, ekonomi maupun politik, tentu tidak lepas dari sejumlah permasalahan di tingkat arus bawah. Di tingkat pejabat pun sering sekali terjadi friksi yang bisa berujung pada pemberontakan seperti masa-masa kelam era Jayanegara. Kala itu, para Jenderal yang tergabung dalam Dewan Dharma Putra justru memberontak satu persatu dan terus menerus, bahkan hampir saja menumbangkan pemerintahan yang sah kalau saja seorang perwira menengah dari kompi kawal Bhayangkara bernama Dipa ( kelak bernama Gajah Mada), tidak berusaha mengembalikan raja ke tahta.
Meski akhirnya Jayanegara berhasil kembali ke tahta, raja muda ini malah mati di kamar sendiri akibat di bunuh oleh dokter pribadi bernama Ra Tanca.

Kematian Jayanegara menandai Orde Lama telah berakhir. Tribhuwana Wijaya Tunggadewi yang menggantikan kakak tirinya, menunjuk Dipa sebagai Rakryan Patih Majapahit pada tahun 1334. Sejak saat itu juga Dipa menggunakan nama Gajah Mada.

Meski perempuan, Tribhuwana nampak piawai dalam memimpin dan mengembangkan pemerintahan. Terbukti wilayah Majapahit menjadi sangat luas secara geografis. Gajah Mada sendiri juga terus menerus membuktikan Sumpah Palapanya untuk mewujudkan suatu wilayah yang kemudian di sebut Nusantara.

Konsentrasi Tribhuwana pada pengembangan wilayah politik ini secara otomatis juga berimbas pada perkembangan dunia kemiliteran. Majapahit banyak menetaskan para pakar senjata yang kemudian melakukan berbagai eksperiment persenjataan. Keris adalah salah satu obyeknya. Dimana-mana terjadi eforia keris. Bukan hanya para prajurit, orang awampun selalu membawa keris kemanapun mereka pergi (walaupun dalam upacara pernikahan - agaknya hal ini kelak menjadi tradisi orang jawa).

Saking luar biasanya trend ini, seorang anggota ekspedisi Cheng Ho, yang bernama Ma Huan membuat catatan di tahun 1416  tentang kebiasaan orang-orang Majapahit yang kemanapun pergi selalu membawa pu-la-t'ou (keris) dan diselipkan pada ikat pinggang.

Seiring dengan perkembangan di berbagai lini, mereka yang tak dapat mengikuti pesatnya kemajuan seperti tertinggalkan. Terjadi jenjang yang cukup lebar di Majapahit antara kaum jelata dengan kaum pengusaha maupun birokrat. Sejumlah gesekan terjadi di tingkat bawah maupun atas. Maka, untuk mengatasi hal ini, tercetuslah gagasan rekonsiliasi nasional guna menghalangi terulangnya sejarah pemberontakan seperti era orde lama ( Era Jayanegara).

DPR / MPR kemudian merumuskan suatu keputusan yang cukup fenomenal dalam asas gotong royong , yakni menciptakan sekaligus meluhurkan sebuah  simbol persatuan kesatuan secara fisik maupun spiritual. Di wujudkan dalam bentuk keris yang dinamakan “ Keris Condong Campur “

Proses Produksi

100 orang pakar keris dan pakar spiritual berkumpul di pusat pemerintahan untuk melakukan konsolidasi membuat master plan. (bandingkan dengan keris empu Gandring yang hanya dikerjakan satu orang) Dalam diskusi yang panjang nan melelahkan, akhirnya berhasil diambil keputusan tentang bentuk dan elemen-elemen yang digunakan.

Mengacu pada wikipedia.org berikut ini keterangan kerisnya :

Keris ini merupakan salah satu dapur keris lurus. Panjang bilahnya sedang dengan kembang kacang, satu lambe gajah, satu sogokan di depan dan ukuran panjangnya sampai ujung bilah, sogokan belakang tidak ada. Selain itu, keris ini juga menggunakan gusen dan lis-lis-an.

Condong Campur merupakan suatu perlambang keinginan untuk menyatukan perbedaan. Condong berarti miring yang mengarah ke suatu titik, yang berarti keberpihakan atau keinginan. Sedangkan campur berarti menjadi satu atau perpaduan. Dengan demikian, Condong Campur adalah keinginan untuk menyatukan suatu keadaan tertentu.

Sayangnya, dalam proses produksi, tetap saja tidak terjadi titik temu. Masing-masing ahli saling menonjolkan kemampuannya sendiri sehingga dikabarkan, tuah dalam keris banyak berisi kegaiban buruk. Kekuatan spiritual yang ditanamkan saling berbenturan dan mengakibatkan keris Condong Campur memiliki watak mengerikan namun berkekuatan dahsyat.

Lenyapnya Keris
Meski telah berwujud, perseteruan panjang masih terus berlanjut diantara 100 empu tersebut. Perpecahan kembali terjadi. Masing-masing golongan menciptakan keris tandingan yang tujuannya adalah untuk menghancurkan Keris Condong Campur.

Keris tandingan pertama di beri nama “Sabuk Inten”, yang artinya Ikat Pinggang Permata. Produksi keris ini di dukung oleh kalangan bisnisman dan pejabat tinggi. Keris dari golongan kedua diberi nama “Sengkelat “ yang artinya “ Sengkel Atine ( Jengkel Hatinya ) “. Produksi keris Sengkelat di dukung oleh kaum anti kemapanan yang terpinggirkan.

Konon, suatu malam Keris Sabuk Inten di lepaskan untuk mengadu kesaktian dengan Keris Condong Campur. Dua tuah sakti berikut para pengikut gaibnya bertempur di udara dengan gegap gempita. Bumi bergetar dan langit penuh cahaya. Pertempuran gaib ini dimenangkan oleh Condong Campur, sementara Sabuk Inten menyelamatkan diri dengan bersembunyi pada kedalaman bumi.

Pada malam yang lain, ganti Sengkelat yang diluncurkan menghantam kedudukan Condong Campur. Kekalahan Sabuk Inten rupanya menjadi pelajaran bagi operator Sengkelat untuk memperkuat kesaktian keris tersebut. Dukungan berduyun-duyun secara spiritual dari kalangan arus bawah membuat Sengkelat berhasil memukul mundur posisi pertahanan Condong Campur. Keris itupun melarikan diri bersembunyi di antara galaksi jagad raya. Sebelum kabur, Condong Campur sempat membuat ikrar, bahwa dirinya akan datang kembali ke bumi pada masa 500 tahun ke depan untuk membuat bencana dan parade kematian.

KERIS SAKTI MPU GANDRING
http://4.bp.blogspot.com/-bUYA_YJlbqk/UeocmdJmPNI/AAAAAAAAAN0/XOcngBTPlEs/s72-c/EMPU+KERIS.jpg
Order View detail
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Benda Bertuah Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger